biarlah aku menjadi angin saat ini perlahan mengoyang tangkaimu hingga terasa hidup adamu lalu memutar arah kupu kupu ketempatmu dan menari temanimu memandang ceria temaram surya melukis warna daunmu hingga sempurna senyum segarkan akarmu dan aku berhembus mengikuti alur takdirku membawa serta goresan duri jua tamparan ranting menjadikannya selayak alunan yang mengayunku mengapai puncak takdirku dan berlalu